Profil Organisasi

Tentang

Alumni Belgia merupakan sebuah organisasi yang menaungi para alumni Indonesia yang menempuh studi di Belgia dari berbagai angkatan. Visi dari Alumni Belgia adalah sebagai wadah pemersatu alumni Belgia yang berada di seluruh Indonesia maupun di luar negeri. Alumni Belgia bersifat terbuka, non-partisan, independen, nirlaba, sosial, profesional, dan akademis.

Untuk mencapai visi organisasi, Alumni Belgia secara ringkasnya mempunyai misi untuk: (1) Mempererat dan membina hubungan kekeluargaan serta kerja sama antar alumni Belgia serta menciptakan sinergi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggotanya; (2) Membangun serta mempererat hubungan kerjasama antara Alumni Belgia dan anggotanya dengan pihak eksternal terkait informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ilmu sosial dan budaya, politik, dan ekonomi khususnya di Indonesia dan/atau di Belgia dan umumnya di dunia; serta (3) Membentuk beberapa unit sub-sistem untuk menunjang penyelenggaraan program kerja dan tugas fungsional di berbagai sektor dengan Pemerintah Belgia melalui Kedutaan Besar Belgia di Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belgia, komunitas pengusaha Belgia di Indonesia, dan komunitas pengusaha Indonesia di Belgia untuk memaksimalkan potensi dan kontribusi Alumni Belgia bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Belgia, dan dunia.

Sejarah

Embrio Alumni Belgia terbentuk pada kegiatan reuni pada alumni Belgia pada tanggal 21 November 2020 yang dilaksanakan secara online melalui platfom Zoom. Kegiatan yang ini mengusung tema “Kenangan manis di negeri Frituur dan Coklat“ diselenggarakan dengan sukses dan dihadiri lebih dari 200 alumni yang tersebar di seluruh penjuru dunia. beberapa tokoh penting yang menghadiri reuni ini adalah Ketua Kadin Indonesia Bapak Rosan Roeslan, Duta Besar Belgia untuk Indonesia Bapak HE Stephane De Locker, Duta Besar Indonesia untuk Belgia Bapak Andri Hadi. Reuni tersebut ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi pembentukan Tim Formatur organisasi. Pada Tanggal 29 November 2020, terbentuklah Tim Formatur Alumni Belgia yang diketuai oleh Bapak Lukas dengan anggota berjumlah 6 orang, yaitu (1) T. Arsono; (2) Riza Suryo; (3) Kreeshna Siagian; (4) Anastasia Felisitas Pambarep; (5) Prima Interpares dan (6) Dimas Rahadian Aji Muhammad. Rapat Tim Formatur Almuni Belgia memutuskan bahwa Bapak Lukas menjadi Ketua Alumni Belgia dan seluruh anggota Tim Formatur ditambah dengan Lanny Jauhari menjadi bagian dari organ pengurus Alumni Belgia.